Jim O’Neill: Ekonom yang Menciptakan BRIC dan Mengubah Peta Ekonomi Dunia
Dari sebuah istilah ekonomi yang lahir pada 2001, Jim O’Neill melihat potensi Brasil, Rusia, India, dan China jauh sebelum BRIC berkembang menjadi kekuatan dalam percaturan global.
Jim O’Neill adalah ekonom yang memperkenalkan istilah BRIC untuk menggambarkan empat negara dengan potensi besar dalam ekonomi dunia. Gagasannya yang awalnya merupakan analisis ekonomi kemudian berkembang jauh melampaui perkiraan, menjadi salah satu fondasi bagi lahirnya kerja sama BRICS.
Jim O’Neill: Ekonom di Balik Lahirnya BRIC
Jim O’Neill adalah ekonom asal Inggris yang dikenal sebagai pencetus istilah BRIC—Brasil, Rusia, India, dan China.
### 🎓 Pendidikan dan Karier
O’Neill mempelajari ekonomi dan kemudian membangun karier di dunia keuangan. Ia bergabung dengan Goldman Sachs dan menjadi salah satu ekonom yang banyak mengkaji perkembangan ekonomi global.
### 💡 Gagasan yang Mengubah Dunia
Pada 2001, O’Neill menerbitkan penelitian berjudul *Building Better Global Economic BRICs*.
Dalam penelitian tersebut, ia melihat bahwa Brasil, Rusia, India, dan China memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi dunia.
> Saat itu, BRIC belum merupakan organisasi. > Istilah tersebut hanyalah sebuah konsep ekonomi.
Namun, gagasan itu kemudian berkembang jauh melampaui perkiraan awalnya.
### 🌍 Dari Istilah Menjadi Kelompok
Brasil, Rusia, India, dan China kemudian membangun kerja sama dan menggelar KTT BRIC pertama pada 2009 di Yekaterinburg, Rusia.
Setelah Afrika Selatan bergabung pada 2010, BRIC berubah menjadi BRICS.
### 🧭 Warisan Jim O’Neill
O’Neill bukan pendiri BRICS sebagai organisasi.
Ia adalah pencetus istilah dan gagasan BRIC yang kemudian diadopsi dan dikembangkan oleh negara-negara tersebut.
Sebuah istilah yang lahir dari sebuah penelitian ekonomi pada 2001 akhirnya berkembang menjadi forum kerja sama global yang jauh lebih besar.
Dari sinilah perjalanan BRICS bermula.
---
Rujukan: Goldman Sachs Research — *Building Better Global Economic BRICs*, 30 November 2001.
