PUSTAHA • GALERI
Pustaha dan Aksara Batak: Jejak Manuskrip dalam Tradisi Tulis Batak
Galeri visual yang menelusuri Pustaha sebagai bagian dari tradisi manuskrip Batak, mulai dari laklak atau kulit kayu sebagai media tulis, bentuk lipatan dan sampul manuskrip, hingga jejak Aksara Batak yang digunakan untuk mencatat pengetahuan. Galeri ini menjadi pendamping visual untuk memahami Pustaha, Pustaha Laklak, dan Aksara Batak serta melihat lebih dekat hubungan antara material, tulisan, dan pengetahuan dalam tradisi Batak.
Dipublikasikan 11 September 2026

DOKUMENTASI
Foto dalam Galeri

Rekonstruksi visual AI-PUSTAHA yang menggambarkan Pustaha Toba Batak berdasarkan referensi manuskrip terdokumentasi. Visual menampilkan bentuk manuskrip berlipat dengan sampul kayu, permukaan kulit kayu, tulisan, dan ilustrasi sebagai pendekatan edukatif untuk membantu memahami bentuk fisik Pustaha. Gambar ini bukan foto manuskrip asli.

Rekonstruksi visual AI-PUSTAHA yang menggambarkan manuskrip Pustaha Batak berdasarkan referensi koleksi museum di Belanda. Visual menampilkan bentuk manuskrip kulit kayu berlipat, sampul kayu, tulisan, dan ilustrasi untuk membantu pembaca mengenali karakter fisik Pustaha. Gambar ini merupakan interpretasi visual berdasarkan referensi terdokumentasi dan bukan foto artefak asli.

Rekonstruksi visual AI-PUSTAHA berdasarkan referensi Pustaha Toba Batak dalam koleksi The Metropolitan Museum of Art, New York. Koleksi museum mendokumentasikan Pustaha dari Sumatra bertanggal abad ke-19 hingga awal abad ke-20 dengan material kayu, kulit bagian dalam pohon (bast), tinta berbahan resin, dan serat. Visual ini dibuat untuk membantu menggambarkan karakter fisik manuskrip dan bukan foto artefak asli.
