DUA TAHUN SEBELUM KRISIS 1929
1927 — Kondisi Ekonomi Amerika Serikat
Oktober 1927. Amerika Serikat berada dalam periode perkembangan ekonomi yang ditandai oleh aktivitas industri, perdagangan, pembangunan infrastruktur, serta transaksi keuangan dalam skala besar.
Industri otomotif, baja, pertambangan, perbankan, dan pasar surat berharga telah menjadi bagian penting dalam kegiatan perekonomian negara tersebut.
Namun, data ekonomi memperlihatkan perkembangan yang berbeda antara sektor industri, perdagangan, pertanian, dan keuangan.
Berdasarkan catatan National Bureau of Economic Research (NBER), Amerika Serikat mengalami kontraksi ekonomi yang berlangsung dari Oktober 1926 hingga November 1927, selama 13 bulan.
Dengan demikian, pada Oktober 1927, tepat dua tahun sebelum kejatuhan pasar saham Wall Street pada Oktober 1929, perekonomian Amerika Serikat masih berada dalam periode kontraksi menurut penanggalan siklus bisnis NBER.
Sementara itu, kegiatan pembiayaan melalui perbankan dan pasar surat berharga terus berlangsung.
Kondisi Industri dan Perdagangan pada 1927
Laporan tahunan Federal Reserve Board untuk tahun 1927 mencatat bahwa produksi industri Amerika Serikat mengalami penurunan selama paruh kedua 1927.
Penurunan kegiatan produksi terlihat pada sejumlah sektor, termasuk industri baja, otomotif, bahan bangunan, dan produk manufaktur lainnya.
Dalam laporan tersebut, Federal Reserve mencatat bahwa tingkat produksi mobil sepanjang 1927 lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sejak 1922.
Aktivitas industri besi dan baja juga mengalami penurunan.
Sementara itu, sektor konstruksi masih mencatat kegiatan pembangunan dalam jumlah besar.
Menurut perkiraan F. W. Dodge Corporation yang dikutip Federal Reserve, nilai kontrak pembangunan sepanjang 1927 mencapai sekitar US$6,8 miliar.
Jumlah tersebut lebih rendah sekitar US$100 juta dibandingkan 1926, tetapi masih melampaui nilai tahunan yang tercatat sebelum 1926.
Kondisi sektor pertanian menunjukkan perkembangan berbeda.
Harga sejumlah hasil pertanian, termasuk kapas, jagung, dan ternak, mengalami kenaikan pada sebagian periode 1927.
Indeks harga komoditas pertanian yang diterbitkan Departemen Pertanian Amerika Serikat meningkat sekitar 11% selama lima bulan setelah mencapai titik rendah pada April 1927.
Kebijakan Federal Reserve pada 1927
Pada 1927, Federal Reserve melakukan perubahan kebijakan suku bunga.
Sebelumnya, tingkat diskonto Federal Reserve Bank of New York berada pada angka 4%.
Pada 6 Agustus 1927, tingkat diskonto bank sentral regional New York diturunkan menjadi 3,5%.
Penurunan serupa juga dilakukan oleh sejumlah Federal Reserve Bank lainnya pada tanggal berbeda antara Juli dan September 1927.
Tingkat diskonto merupakan suku bunga yang dikenakan Federal Reserve kepada bank-bank yang memenuhi persyaratan untuk memperoleh pinjaman melalui fasilitas diskonto.
Selain perubahan suku bunga, Federal Reserve juga melakukan pembelian surat berharga pemerintah melalui operasi pasar terbuka.
Laporan tahunan Federal Reserve mencatat pembelian sekitar US$80 juta surat berharga pemerintah sepanjang Juni hingga September 1927.
Dalam laporan tersebut, Federal Reserve menyebut kondisi kegiatan usaha domestik, kebutuhan pendanaan perbankan, serta perkembangan pasar kredit internasional sebagai pertimbangan kebijakannya.
Pada Oktober 1927, tingkat diskonto Federal Reserve Bank of New York tercatat sebesar 3,5%.
Perkembangan Kredit dan Pembiayaan Pasar Surat Berharga
Sepanjang 1927, perbankan Amerika Serikat mencatat pertumbuhan kredit dan investasi.
Berdasarkan laporan tahunan Federal Reserve, total pinjaman dan investasi seluruh bank anggota Federal Reserve meningkat sekitar US$2,783 miliar selama tahun tersebut.
Pada kelompok bank anggota yang melaporkan data secara berkala di kota-kota utama, total pinjaman dan investasi meningkat dari sekitar US$20,055 miliar pada Desember 1926 menjadi US$21,728 miliar pada Desember 1927.
Kenaikannya mencapai US$1,673 miliar atau sekitar 8,4%.
Namun, pertumbuhan tersebut tidak berlangsung secara merata pada seluruh jenis pinjaman.
Data Federal Reserve memperlihatkan:
| Jenis Pembiayaan | Desember 1926 | Desember 1927 |
|---|---|---|
| Pinjaman dengan jaminan surat berharga | US$5,694 miliar | US$6,594 miliar |
| Kelompok pinjaman lainnya | US$8,776 miliar | US$8,739 miliar |
| Investasi bank dalam surat berharga | US$5,585 miliar | US$6,396 miliar |
Angka tersebut merupakan rata-rata bulanan dari laporan mingguan bank-bank anggota di kota-kota utama.
Selama periode itu, pinjaman dengan jaminan surat berharga meningkat sekitar US$900 juta atau 15,8%.
Sementara kelompok pinjaman lainnya mengalami penurunan sekitar US$37 juta.
Federal Reserve juga mencatat peningkatan pinjaman kepada perusahaan pialang dan pedagang surat berharga di New York.
Pinjaman jenis tersebut meningkat sekitar 33% sepanjang 1927.
Dana yang ditempatkan melalui pasar pembiayaan surat berharga berasal dari berbagai pihak, termasuk perbankan, perusahaan, lembaga keuangan, serta pemilik dana lainnya.
Kondisi Perbankan Amerika Serikat
Meskipun kegiatan kredit dan investasi meningkat, sepanjang 1927 sejumlah bank di Amerika Serikat menghentikan operasionalnya.
Laporan tahunan Federal Reserve Board mencatat 662 bank mengalami penghentian operasional (bank suspension) selama 1927.
Bank-bank tersebut memiliki total simpanan sekitar US$194 juta pada saat penghentian operasional.
Sebagai perbandingan, Federal Reserve mencatat 956 penghentian operasional bank pada 1926, dengan total simpanan sekitar US$272 juta.
Dari 662 bank yang mengalami penghentian operasional pada 1927, sebanyak 124 merupakan bank anggota Federal Reserve, sedangkan 538 lainnya bukan anggota.
Istilah bank suspension dalam catatan sejarah perbankan tidak selalu berarti bank ditutup secara permanen.
Sebagian bank dapat kembali beroperasi.
Federal Reserve mencatat bahwa selama 1927 terdapat 95 bank yang sebelumnya menghentikan operasionalnya kemudian kembali dibuka.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa sebagian besar penghentian operasional bank terkonsentrasi di sejumlah negara bagian wilayah tengah dan selatan Amerika Serikat.
Pergerakan Emas pada 1927
Pada 1927, Amerika Serikat masih menggunakan sistem moneter yang berkaitan dengan standar emas.
Emas mempunyai kedudukan penting dalam cadangan moneter dan transaksi keuangan internasional.
Federal Reserve mencatat adanya perubahan pergerakan emas sepanjang tahun tersebut.
Pada awal 1927, emas mengalir masuk ke Amerika Serikat dari luar negeri.
Namun, pergerakannya berubah pada paruh kedua tahun itu.
Dalam laporan tahunan Federal Reserve disebutkan bahwa cadangan emas moneter Amerika Serikat mencapai tingkat tertinggi pada Mei 1927, kemudian mulai mengalami penurunan.
Pergerakan emas juga berkaitan dengan transaksi keuangan antara Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan sejumlah negara lain.
Pada Mei 1927, Bank of France melakukan transaksi yang berkaitan dengan penyelesaian kewajiban kepada Bank of England serta pengelolaan kepemilikan emas dan valuta asingnya.
Memasuki paruh kedua 1927, arus emas keluar dari Amerika Serikat meningkat, termasuk menuju Argentina dan Brasil.
Menurut tabel historis Federal Reserve, stok emas moneter Amerika Serikat pada akhir 1926 tercatat sekitar US$4,205 miliar.
Pada akhir 1927, nilainya tercatat sekitar US$4,092 miliar.
Seluruh angka tersebut merupakan nilai moneter emas menurut pencatatan pada masa itu, bukan harga pasar emas saat ini.
Utang Pemerintah Amerika Serikat pada 1927
Di tengah perkembangan kegiatan industri dan pasar keuangan, pemerintah Amerika Serikat juga menjalankan pengelolaan utang negara.
Berdasarkan laporan tahunan Federal Reserve Board, Departemen Keuangan Amerika Serikat melakukan pengurangan utang pemerintah lebih dari US$1 miliar sepanjang 1927.
Laporan yang sama mencatat penerbitan surat berharga baru oleh perusahaan dan peminjam domestik maupun asing.
Nilai penerbitan surat berharga baru pada 1927, tidak termasuk penerbitan untuk pembiayaan kembali utang lama, mencapai sekitar US$7,533 miliar.
Federal Reserve mencatat bahwa jumlah tersebut merupakan salah satu nilai penerbitan surat berharga terbesar pada masa itu, selain periode pembiayaan perang.
Dengan demikian, pada tahun yang sama, pemerintah federal mencatat pengurangan utang, sementara kegiatan penerbitan surat berharga oleh sektor domestik dan internasional tetap berlangsung dalam jumlah besar.
Oktober 1927 — Tepat Dua Tahun Sebelum Kejatuhan Wall Street
Laporan Federal Reserve Bulletin edisi Desember 1927 memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian Amerika Serikat pada Oktober 1927.
Dalam laporan tersebut, Federal Reserve mencatat bahwa aktivitas industri dan perdagangan pada Oktober lebih rendah dibandingkan September 1927 dan juga lebih rendah dibandingkan Oktober 1926.
Produksi manufaktur menurun, sementara produksi pertambangan secara keseluruhan relatif tidak berubah dibandingkan September.
Kegiatan industri baja dan otomotif berada pada tingkat yang rendah dibandingkan bulan-bulan sebelumnya sepanjang 1927.
Perdagangan grosir dan eceran juga mengalami pertumbuhan musiman yang lebih kecil daripada biasanya.
Penjualan department store pada Oktober 1927 tercatat sekitar 3% lebih rendah dibandingkan Oktober 1926.
Sementara itu, harga sejumlah komoditas grosir mengalami sedikit kenaikan.
Harga ternak, daging, dan produk susu termasuk kelompok yang mengalami peningkatan, sedangkan harga beberapa komoditas lain mengalami penurunan.
Pada periode yang sama, laporan Federal Reserve mencatat bahwa pembiayaan perbankan di kota-kota besar masih berkembang.
Dalam rentang akhir Oktober hingga pertengahan November 1927, total pinjaman dan investasi bank-bank anggota yang melaporkan data di kota-kota utama meningkat hampir US$300 juta.
Pada 16 November 1927, total tersebut mencapai tingkat tertinggi yang pernah tercatat dalam rangkaian laporan tersebut hingga saat itu.
Pada bulan yang sama, menurut penanggalan siklus bisnis NBER yang disusun berdasarkan penelitian historis, kontraksi ekonomi yang berlangsung sejak Oktober 1926 mencapai titik terendahnya pada November 1927.

